Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ridwan Kamil Cium Indikasi Ponpes Al-Zaytun Galang Dana untuk Aktivitas NII

Agung Bakti Sarasa , Jurnalis-Senin, 03 Juli 2023 |15:48 WIB
Ridwan Kamil Cium Indikasi Ponpes Al-Zaytun Galang Dana untuk Aktivitas NII
Ponpes Al Zaytun. (Foto: Dok Ist)
A
A
A

BANDUNG - Kecurigaan adanya keterkaitan antara Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun dengan kelompok Negara Islam Indonesia (NII) makin mencuat. Bahkan dugaan mengarah pada adanya aliran dana yang mengalir ke NII dari Al-Zaytun.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, Ponpes Al-Zaytun terindikasi melakukan penggalangan dana untuk membiayai aktivitas NII.

"Ada (indikasi NII). Belum sedetail itu tapi arahnya penggalangan dananya ke arah sana (NII)" kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (3/7/2023).

 BACA JUGA:

Kang Emil, sapaannya menegaskan, hal itu baru berupa indikasi. Oleh karenanya, masyarakat dan para ulama diminta untuk bersikap tenang menyikapi polemik Al-Zaytun.

Pasalnya, lanjut Kang Emil, pemerintah tengah menyiapkan sanksi tegas terhadap ponpes pimpinan Panji Gumilang itu.

 BACA JUGA:

"Masyarakat tenang, forum ulama juga tenang, bahwa tindakan tegas sedang berlangsung," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Ridwan Kamil membentuk tim investigasi yang terdiri dari MUI hingga ormas Islam di Jabar untuk melakukan pendalaman terkait aktivitas di Ponpes Al-Zaytun.

Tim investigasi itu kemudian bertemu langsung dengan Pimpinan Ponpes Al-Zaytun, Panji Gumilang, di Gedung Sate. Ketika itu, tim investigasi memberikan total lima poin pertanyaan untuk Panji. Urusan Panji pun sudah memberikan jawaban atas pertanyaan itu. Jawaban sudah diserahkan ke Menkopolhukam, Mahfud MD.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement