Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jawab Nyinyiran Pembelian Pesawat Bekas, Prabowo: Untuk Biasakan Penerbang Kita dengan Teknologi Prancis

Riana Rizkia , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2023 |17:08 WIB
Jawab Nyinyiran Pembelian Pesawat Bekas, Prabowo: Untuk Biasakan Penerbang Kita dengan Teknologi Prancis
Prabowo Subianto (Foto: Okezone)
A
A
A

Sebelumnya, Prabowo menjelaskan, negara sebesar Indonesia tidak boleh mengalami kekosongan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Dengan proses refurbishment pesawat tempur yang membutuhkan waktu selama 18 bulan, Prabowo menegaskan, pembelian pesawat bekas pun sangat potensial dilakukan.

 BACA JUGA:

"Ya jadi sebagaimana diketahui kita harus bangun kekuatan pertahanan kita, diterent kita, kekuatan penangkal, dan saat ini banyak sekali pesawat kita yang sudah tua dan harus kita refurbished. Kita sedang perbaiki," kata Prabowo saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/6/2023).

 BACA JUGA:

Contohnya adalah pesawat Dassault Rafale dan F-15 Super Eagle. Sehingga, pembelian pesawat bekas menjadi langkah yang tepat. Berdasarkan kontrak, kedatangan tiga pesawat Rafale pertama baru akan terlaksana pada Januari 2026.

Sementara itu kontrak pesawat F-15 masih dalam tahap pembahasan Letter of Offer and Acceptance oleh Pemerintah Amerikas Serikat dengan skema FMS (Foreign Military Sales).

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement