Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Kekuasaan Sanjaya di Kerajaan Mataram Dikudeta

Avirista Midaada , Jurnalis-Sabtu, 08 Juli 2023 |06:12 WIB
Ketika Kekuasaan Sanjaya di Kerajaan Mataram Dikudeta
Ilustrasi (Foto : Istimewa)
A
A
A

Namun, perihal alasan serangan yang dilakukan oleh Dyah Pancapana terhadap Ratu Sanjaya tersebut tidak disebutkan. Namun muncul dugaan bahwa serangan yang dilakukan Dyah Pancapana terhadap Ratu Sanjaya ingin mengembangkan agama Buddha di wilayah di Medang.

Terbukti sesudah menggulingkan kekuasaan Sanjaya, Rakai Panangkaran yang menjabat sebagai raja Medang bergelar Sailendra Maharaja Dyah Pancapana Rakai Panangkaran pada tahun 775-760 tersebut membangun beberapa candi beraliran Buddha Mahayana di dataran Prambanan, yakni Candi Tarabhavanam atau Candi Kalasan, Candi Sari (candi yang dikaitkan sebagai wihara pendamping Candi Tarabhavanam), Candi Manjusrigrha (Candi Sewu), Candi Lumbung, dan Abhayagirivihara (kompleks Ratu Baka).

Pembangunan candi Tarabhavanam yang dilakukan Rakai Panangkaran Dyah Pancapana tercatat dalam Prasasti Kalasan (778). Selain sebagai piagam peresmian atas pembangunan candi Tarabhavanam (Buana Tara) yang digunakan untuk memuja Dewi Tara, prasasti tersebut memuji Rakai Panangkaran sebagai sailendrawangsatilaka.

Sesudah menjabat sebagai raja Medang selama 15 tahun, Rakai Panangkaran yang dikenal dengan nama Tejahpurnapane Panangkaran itu mengundurkan diri untuk menekuni agama Buddha. Pengunduran diri Rakai Panangkaran sebagai raja Medang ini tercatat pada Prasasti Abhayagiriwihara yang berangka tahun 792.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement