"Kami memiliki salah satu tag line, suara Gen Z tidak bisa dibeli, artinya, pendekatan terhadap gen Z bukan menggunakan materi tapi berupa gagasan, banyak persoalan negara itu bersifat komunal, sehingga penyelesaian itu secara komunal, atau bersama-sama," sambungnya.
Sehingga Najmi berharap ke depan peran Generasi Z dan Milenial bisa dapat dilibatkan untuk mengambil kebijakan, terutama kebijakan-kebijakan yang berkaitan langgsung dengan generasi muda. Sehingga regulasi yang dilahirkan akhirnya bisa sesuai dengan kebutuhan generasi milenial.
"Pemerintah harus banyak mendengar, tidak menjadikan anak muda sebagai jargon, tapi harus bisa melibatkan anak muda dalam mengambil kebijakan yang strategis, dari setiap stakeholder, anak muda tidak lagi bisa diremehkan kemampuannya. Jadi mengambil keputusan harus melibatkan anak-anak muda, karena anak muda yang tau mau dibawa kemana Generasi ini kedepan," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.