Heryadi mengatakan dirinya membawa gerbongnya yang berjumlah sekira 300 pengurus partai dari 6 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Hanura di Kota Bekasi yakni Bekasi Selatan, Bekasi Barat, Bekasi Timur, Bekasi Utara, Medan Satria dan Mustika Jaya. Kepindahan ke Partai Perindo -Partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara pemilu 2024- agar bisa terus bekerja untuk rakyat.
"Kita ini tidak mau pergerakan kita yang sudah berdarah-darah tidak dihargai. Kami kemudian berkomunikasi politik, mungkin di Perindo kami bisa bermanfaat dan bisa dihargai karena kita ini berpartai untuk aspirasi masyarakat," jelasnya.
Sejumlah kader yang hadir dalam pengunduran diri ini kemudian langsung beramai-ramai mencopot perangkat berbau partai Hanura seperti spanduk dan baju. Mereka kemudian mengibarkan bendera Partai Perindo -Partai yang diketuai oleh Hary Tanosoedibjo dan mendukung Ganjar Pranowo sebagai Bacapres pada Pemilu 2024-.
Selama proses pencopotan spanduk dan baju itu mereka juga bersuara lantang mengungkapkan kekecewaannya. Selanjutnya, mereka juga mengaku bersiap berjuang dan memajukan partai Perindo -partai yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera-.
"Kami kecewa dengan Ketua DPD Hanura Jawa Barat, kami kecewa! Siap memajukan partai Perindo!" ungkap Heryadi yang diikuti sejumlah kadernya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.