Masa Revolusi hingga Tewas di Kudeta APRA
Lembong memilih ikut pergerakan perjuangan pada Juli 1947 bersama KRIS. Setahun kemudian, Lembong yang sudah menjabat Komandan Brigade XVI sempat ditangkap Belanda saat Agresi Militer II 19 Desember 1948.
Usai penyerahan kedaulatan dari Belanda ke Indonesia pada 27 Desember 1949, Lembong ditugaskan sebagai Kabag Pendidikan Angkatan Darat.
Dalam sebuah misi tugas ke Bandung menemui perwira Siliwangi, Lembong justru ikut menjadi korban pembantaian pasukan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) pimpinan Raymond Westerling di Bandung, Jawa Barat, pada 23 Januari 1950.
Nama putra Minahasa itu kini diabadikan menjadi nama jalan di Kota Bandung yang tak jauh dari Museum Mandala Wangsit yang dulunya, jadi Kantor Staf Kwartier Divisi IV Siliwangi yang turut diserang gerombolan APRA.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.