Penonton langsung diam dan tidak ada yang berani berkutik.
Seperti diketahui, di sekitar Kandangan, Jawa Timur, tempat Bung Karno diungsikan ketika Yogyakarta diserang Belanda, 21 Juli 1947, masih banyak kijang liar.
Suatu hari, seorang pengawal berhasil menembak mati seekor kijang. Lalu dagingnya dimasak dan dibagi-bagikan kepada semua teman pengawal.
Daging terbaiknya disisakan untuk dibuat dendeng. Setelah siap, dendeng itu diserahkan kepada koki yang memasak makanan untuk Bung Karno.
Bung Karno tahu, dendeng itu hasil berburu. Akibatnya, para pengawal, dikumpulkan olehnya.
"Kamu orang ini betul-betul tidak mempunyai rasa kasihan kepada sesama hidup. Apa salahnya kijang itu kamu tembak? Bagaimana kalau kijang yang kamu tembak itu masih mempunyai anak kecil yang masih memerlukan pertolongan induknya? Apakah kamu orang di sini kekurangan makan?,” ungkapnya.
Semua pengawal diam dan mulai saat itu tidak ada lagi anggota pengawal yang berburu.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.