Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Marak Pemberontakan di Berbagai Daerah, Grup 2 Kopassus Dibentuk saat Masa-Masa Kritis

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 18 Juli 2023 |06:01 WIB
Marak Pemberontakan di Berbagai Daerah, Grup 2 Kopassus Dibentuk saat Masa-Masa Kritis
Kandang Menjangan Kopassus (Foto: Wikipedia)
A
A
A

JAKARTA – Saat Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, wilayah Swaprala eks Karesidenan Surakarta dan Praja Mangkunegaran terlibat dalam Perang Kemerdekaan. Wilayah Kandang Menjangan pun akhirnya dipilih menjadi salah satu pusat pergerakan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Pada awal pembentukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), telah dibentuk tiga batalion inti. Yakni Batalyon 1 di Cijantung, Jakarta; Batalyon 2 di Tuguran, Kota Magelang; dan Batalyon 3 di Kandang Menjangan, Kartasura.

Dilansir dari beragam sumber, Grup 2 Kopassus terbentuk saat masa-masa kritis pada saat pemberontakan yang marak terjadi di seluruh area Nusantara. Mulai dari DI/TII, RMS di Ambon, PRRI/Permesta, Operasi Trikora di Irian Barat sampai Gerakan 30 September (G30S/PKI) pada 1965.

Pada masa G30S/PKI ini, Kedudukan Grup 2 Kopassus di Jawa Tengah menjadi penting. Hal ini dikarenakan Jawa Tengah merupakan tempat basis PKI dan RPKAD yang mampu memukul pemberontakan di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pada akhir 1963, Yon Banteng Raider III Jawa Tengah dimasukkan ke dalam tubuh Resimen Para Komando Angkatan Darat (Menparkoad). Secara bertahap, para personelnya melaksanakan pendidikan di Batujajar.

Dari batalyon inilah kemudian dibentuk Batalyon 3 MENPARKOAD dengan markas sementara menempati kesatrian lama di Jatingaleh. Secara berangsur-angsur kesatrian ini dipindahkan ke Kandang Menjangan, menempati bekas asrama eks-Zipur XVII.

Berkaitan dengan lokasi yang berada di Kartasura, maka salah satu kesatrian yang berada dalam Grup 2 Kopassus di Kandang Menjangan diberi nama Kesatrian Slamet Riyadi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement