BANDUNG - Bergabungnya Intan Nurul Aini sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) menjadi bukti nyata jika Partai Perindo diminati generasi milenial.
Intan Nurul Aini merupakan seorang mahasiswa semester 6 Jurusan Akuntansi di Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon yang memutuskan untuk terjun ke dunia politik pada Pemilu 2024 ini. Intan akan maju sebagai bacaleg DPRD Jabar dari Dapil 12 Jabar yang meliputi Kota/Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu.
Intan mengungkapkan alasan dirinya memilih partai yang dipimpin oleh Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dan mendukung bacapres Ganjar Pranowo ini. Menurutnya, Perindo merupakan partai yang paling cocok untuk kaum milenial.
BACA JUGA:
"Alasan saya memilih Perindo karena Partai Perindo yang paling cocok bagi kaum milenial karena menurut saya tidak ada senioritas di sini dan visi misi Partai Perindo selaras dengan visi misi saya," tutur Intan ditemui usai Rapat Konsolidasi Bersama Bacaleg Partai Perindo di Auditorium Kantor DPW Partai Perindo Provinsi Jabar di Jalan Cipaganti Nomor 75, Kota Bandung, Selasa (18/7/2023).
Dengan keputusannya menjadi seorang bacaleg dari partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu, dirinya ingin lebih banyak memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya kaum milenial.
"Karena saya ingin memperjuangkan rakyat karena tidak semua orang paham dengan anak muda, terutama milenial. Dengan saya menjadi perwakilan kaum milenial, saya akan bisa lebih mengerti kepada kaum milenial seperti saya," ungkapnya.
Intan juga menilai, dengan menjadi seorang anggota legislatif, dirinya akan bisa berbuat lebih banyak dan bermanfaat untuk masyarakat.
"Kalau kita hanya menjadi pengusaha kita bisa membantu 10 orang atau mungkin beberapa orang saja, tapi kalau kita menjadi perwakilan rakyat bisa membantu lebih banyak orang lagi. Jadi tujuan saya ingin mengabdi juga kepada masyarakat," katanya.
BACA JUGA:
Intan mengatakan, sejauh ini dirinya telah melakukan banyak persiapan untuk pertarungannya di Dapil 12 Jabar nanti, di antaranya membuat koordinator di setiap kecamatan hingga tingkat desa.
"Persiapan saya yaitu membuat koordinator kecamatan dan koordinator desa lalu saya membuat spanduk di setiap desa, lalu saya tandem dengan bacaleg lain yang mungkin di dapil lain juga dan saya meminta kepada tokoh masyarakat untuk berdoa dan restunya memberikan kepada saya," tuturnya.
Intan mengakui, jika pertarungan di Dapil 12 Jabar sangatlah berat. Kendati demikian, dirinya mengaku optimis bisa mendulang suara untuk partai yang dikenal sebagai partai modern yang peduli rakyat kecil, gigih berjuang untuk penciptaan lapangan kerja dan Indonesia sejahtera itu.
"Optimisme saya 90 persen karena saya anak muda jadi lebih gampang bersosialisasi kepada teman-teman saya. Kalau orang tua lebih susah, apalagi di masyarakat desa, suka susah menyosialisasikan kepada anak muda, lebih cepet dimengerti kalau dari kalangan milenial lagi dan 10 persennya doa," terangnya.
Intan menambahkan, sedikitnya ada 16 program yang telah disiapkannya, salah satunya program dokter keliling, yakni memberikan obat gratis kepada masyarakat.
"Lalu saya membuat website Perindo, dimana disitu ada tes CPNS, bahasa Inggris dan selanjutnya saya membuat rumah aspirasi, pasar rakyat. Saya ingin bekerja sama dengan PT lalu membuat produk, lalu produk itu akan saya buat dengan logo saya sendiri dan dijual kepada masyarakat. Saya memberikan harga sama dengan harga dari awal (PT)," tandasnya.
(Qur'anul Hidayat)