Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mengenal Oppenheimer, Ilmuwan Pembuat Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki Jepang

Cahyo Yulianto , Jurnalis-Jum'at, 21 Juli 2023 |20:50 WIB
Mengenal Oppenheimer, Ilmuwan Pembuat Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki Jepang
Ilustrasi (Foto: Reuters)
A
A
A

Oppenheimer adalah lulusan Ethical Culture Society School yang kemudian masuk ke Harvard pada 1922. Pada mulanya, Oppenheimer tertarik dengan kimia sebelum akhirnya beralih ke fisika.

Dia lulus pada 1925 dan segara bekerja dibawah JJ Thomson di Laboratorium Cavendish, Universitas Cambridge, Inggris. Setahun berselang, dirinya dibawah Max Born belajar di Universitas Gottingen dan meraih gelar Ph.D di usia 22 tahun serta menerbitkan banyak kontribusi penting untuk teori kuantum yang baru dikembangkan.

Salah satunya adalah Born-Oppenheimer, yakni pemisahan gerak nuklir dari gerak elektron dalam perlakuan matematis molekul.

Pada 1927, Oppenheimer kembali ke Harvard dan berlanjut ke Institut Teknologi California di tahun berikutnya. Dan selama lebih dari 13 tahun, Oppenheimer senantiasa bolak-balik menuju kedua universitas ini hingga menjadi seorang ilmuwan yang menemukan berbagai teori fisika termasuk teori lubang hitam pada 1930 an.

Oppenheimer menikah dengan Katherine pada November 1940 dan memiliki anak pertama bernama Peter di tahun berikutnya. Anak keduanya lahir pada 1944 yang kemudian diberi nama Toni.

Pada awal Perang Dunia II, Oppenheimer terlibat dalam pengembangan proyek bom atom. Pada awalnya, Oppenheimer berperan dalam perhitungan neutron. Hingga pada akhirnya ia ditunjuk sebagai direktur ilmiah Proyek Manhattan sejak Juni 1942.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement