Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Panglima TNI: Peristiwa di Basarnas Perlu Jadi Evaluasi Agar Tidak Terjadi Lagi

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Sabtu, 29 Juli 2023 |15:27 WIB
Panglima TNI: Peristiwa di Basarnas Perlu Jadi Evaluasi Agar Tidak Terjadi Lagi
A
A
A

JAKARTA - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengevaluasi diri terkait polemik Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala Basarnas.

"Peristiwa di Basarnas  perlu menjadi evaluasi kita. Kita harus mawas diri dengan hal seperti itu. Jangan dilihat negatifnya berita itu. Mari kita evaluasi bersama sehingga ke depan tidak terjadi lagi di tubuh TNI ataupun para prajurit TNI yang bertugas di luar struktur TNI. Sehingga kita tetap solid untuk melaksanakan tugas pokok atau fungsi TNI," katanya.

Hal itu disampaikan panglima TNI pada acara ramah tamah setelah memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama Mabes TNI di GOR A. Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (28/07/2023).

"Kepada para pejabat yang nantinya bertugas di luar, kepada Pak Marsdya Kusworo yang nantinya di Basarnas, Pak Irwansyah yang nanti di Bakamla, tolong jangan lepas dari induknya. Harus tetap ditanamkan ke diri masing- masing bahwa aku ini TNI," kata Panglima TNI.

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono meminta prajurit TNI yang berdinas di luar struktur TNI agar komunikasi dijalin terus. 

"Para TNI yang berada di sana juga dibina bahwa mereka masih TNI walaupun bajunya sudah berubah orange,  bajunya sudah berubah baju telur bebek abu-abu," ujarnya.

Panglima juga memerintahkan agar dalam seminggu, para prajurit yang berada di luar struktur, harus memakai baju TNI.

"Biar mereka sadar bahwa mereka masih TNI, masih punya naluri TNI, masih punya disiplin, masih punya hierarki, masih punya kehormatan militer. Semua TNI yang bertugas di manapun harus membawa nama baik TNI dan itu juga adalah tugas negara," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement