BEIJING - Gempa bumi yang mengguncang China timur sebelum fajar merobohkan rumah dan melukai setidaknya 21 orang, menurut media pemerintah. Tetapi sejauh ini tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Gempa berkekuatan M 5,5 terjadi pada Minggu, (6/8/2023) di dekat Kota Dezhou, sekira 300 kilometer selatan Beijing, menurut Pusat Jaringan Gempa China. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebutkan kekuatan gempa M 5,4.
Gempa tersebut menyebabkan 126 rumah runtuh dan 21 orang terluka, lapor penyiar pemerintah CCTV dan kantor berita lainnya.
Penyiar menunjukkan penduduk Dezhou yang berlari keluar setelah gempa duduk di trotoar dalam kegelapan subuh. Video di media sosial menunjukkan batu bata yang jatuh dari dinding yang retak.
Jalur kereta sedang diperiksa untuk kemungkinan kerusakan, kata kantor berita resmi China News Service. CCTV mengatakan layanan gas dimatikan di beberapa daerah karena kerusakan pipa.
Dezhou dan daerah sekitarnya yang dikelola oleh kota memiliki sekira 5,6 juta orang, menurut situs web pemerintah kota.