Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

4 Fakta Kasus Mayor Dedi Disorot Panglima TNI, Sikat!

Arief Setyadi , Jurnalis-Kamis, 10 Agustus 2023 |07:07 WIB
4 Fakta Kasus Mayor Dedi Disorot Panglima TNI, Sikat!
Panglima TNI Laksamana Yudo Margono (Foto: Dok MPI)
A
A
A

JAKARTA - Mayor Dedi Hasibuan membawa pasukan menggeruduk Polrestabes Medan. Peristiwa itu membuatnya harus berurusan dengan Puspom TNI dan membuat Panglima TNI Laksamana Yudo Margono geram.

Berikut fakta-faktanya:

1. Panglima TNI Perintahkan Tindak Tegas 

Laksamana Yudo Margono meminta kasus penggerudukan Polrestabes Medan yang diduga dilakukan Mayor Dedi Hasibuan dapat ditindak tegas.

"Karena perintah Panglima TNI tegas, sikat! Tindak tegas, gausah ragu-ragu, itu saja," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono saat ditemui di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 9 Agustus 2023.

2. Ditahan dan Diperiksa Puspom TNI

Julius mengatakan, Mayor Dedi menjalani pemeriksaan mendalam dan ditahan di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI.

"Pagi hari ini terduga pelaku atas nama Mayor Dedi sedang menuju ke Puspom, perjalanan menuju Puspom, dan selanjutnya akan dilakukan penyelidikan," kata Julius di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 9 Agustus 2023.

3. Puspom TNI Dalami Penyebab Penggerudukan 

Pemeriksaan tersebut, kata Julius, dilakukan untuk mendalami akar permasalahan. "Ya dirunut, mulai dari akar permasalahannya apa, yang pasti adalah azas praduga tak bersalah dikedepankan, agar kita fair," kata Julius.

"Dan paling penting bagaimana mencari akar permasalahan," sambungnya.

4. Sebanyak 13 Orang Diperiksa (Pomdam) I/Bukit Barisan

Julius menjelaskan, saat ini hanya Mayor Dedi yang diperiksa Puspom TNI. Sementara 13 orang lainnya masih menjalani pemeriksaan di Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) I/Bukit Barisan.

"Hanya satu (yang diperiksa Puspom TNI, jadi kita selama ini menyatakan 13 dibawa (ke Jakarta), belum," ucapnya.

"Karena satu ini akan berkembang. Dalam pendalaman itu akan berkembang, dan akan ditindaklanjuti lebih dalam," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement