Sekjen KSPSI itu mengungkapkan, sebagian besar peserta aksi akan menggunakan motor. Rencananya, aksi dimulai dari Kantor International Labour Organization (ILO) Indonesia di Gedung Menara Thamrin untuk meminta rekomendasi pemerintah mengkaji ulang UU Ciptaker.
"Dari ILO langsung ke Istana Negara untuk menyerahkan draf Perppu Pencabutan UU Ciptaker," ungkap Arif.
Ia menegaskan, aksi ini adalah aksi damai. Buruh akan duduk-duduk sampai UU yang dituntut dicabut. Karena itu, AASB minta polisi dan aparat hukum tidak menghalang-halangi buruh yang datang ke Jakarta, dan tidak perlu ada penyekatan.
Soal kelompok lain yang mau bergabung, Arif mempersilakan kalau isunya sama. Namun jika isunya berbeda, maka ia meminta untuk mengajukan izin sendiri.
"Kami minta seluruh pekerja berbondong-bondong datang ke Jakarta karena ini perlu massa besar," tegas Arif.
(Nanda Aria)