Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Demi Kesehatan, IDI Sarankan WFH Imbas Kualitas Udara di Jakarta Buruk

Melati Pratiwi , Jurnalis-Jum'at, 11 Agustus 2023 |15:41 WIB
Demi Kesehatan, IDI Sarankan WFH Imbas Kualitas Udara di Jakarta Buruk
Ilustrasi polusi udara (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kualitas udara di Jakarta kian memburuk belakangan ini. Kondisi tersebut bisa mengancam kesehatan warga. Ditambah cuaca terasa panas.

Pakar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Profesor Zubairi Djoerban mengatakan, perlu mencari solusi yang serius mengatasi polusi udara yang terjadi di Jakarta.

"Berkaitan dengan kualitas udara buruk dan cuaca panas yang terjadi, sudah saatnya kita mempertimbangkan berbagai solusi serius," kata Prof Zubairi melalui akun Twitter pribadinya dikutip, Jumat (11/8/2023).

Prof Zubairi menawarkan solusi demi kesehatan masyarakat, yakni adalah penyesuaian jam kerja menjadi empat hari dalam seminggu. Kemudian, ia mengusulkan untuk work from home (WFH) seperti saat pandemi Covid-19.

Dengan adanya WFH, kata Prof Zubairi, telah terbukti bisa membuat kualitas udara membaik.

"Misalnya, dilakukan penyesuaian jam bekerja, yang mungkin bisa menerapkan sistem empat hari bekerja dalam seminggu," kata Prof Zubairi.

"Saya setuju dengan usulan WFH yang sebelumnya pernah diterapkan saat pandemi Covid-19. Saat itu, kualitas kerja rasanya tetap bagus dan dilaporkan juga bahwa kualitas udara kita jadi membaik," sambungnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement