Arief menjelaskan, untuk menentukan kualitas udara mestinya ada tujuh parameter yang harus dianalisis, yakni PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Dengan menganalisa tujuh parameter tersebut, ia meyakini keabsahan kualitas udara di Jakarta akan lebih valid.
"Bisa keduanya (lebih baik atau lebih buruk kualitas udara di Jakarta) dengan analisis pada ketujuhnya, hasil akan valid," ucapnya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.