Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketika Danpaspampres Ditegur karena Bergaul dengan Presiden yang Sudah Lengser

Arief Setyadi , Jurnalis-Selasa, 29 Agustus 2023 |07:15 WIB
Ketika Danpaspampres Ditegur karena Bergaul dengan Presiden yang Sudah Lengser
Sintong Panjaitan yang menegur Danpaspampres Endriartono Sutarto (Foto: Buku Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando)
A
A
A

JAKARTA - Endriartono Sutarto, kala itu berpangkat Mayjen TNI menjabat Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspamres). Ia harus berurusan dengan Letjen TNI (Purn) Sintong Panjaitan, salah satu prajurit yang disegani di Korps Pasukan Khusus (Kopassus) dan TNI Angkatan Darat (AD).

Melansir Sindonews, berawal saat Presiden Soeharto akan lengser. Saat itu, Sintong menjabat sebagai Penasihat Wakil Presiden bidang Hankam. Ketika kekuasaan beralih dari Soeharto ke BJ habibie, Sintong memang dipercaya menjabat Penasihat Presiden Bidang Hankam.

Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Wiranto pun mengeluarkan suatu statement bahwa dirinya mendukung BJ Habibie sebagai Presiden RI yang baru dan menjaga keselamatan Soeharto sebagai mantan Presiden.

Saat Sintong bertemu Wiranto, ia menyatakan pernyataan tersebut tepat. Sebab, setelah presiden diganti, kiblat Wiranto beralih kepada Presiden baru.

Menurutnya, jangan seperti di negara-negara Afrika. Setelah presiden diganti, masih banyak anggota militer yang berkiblat kepada mantan Presiden. 

Sikap tersebut dapat menimbulkan perbedaan pendapat yang dapat menuju arah perpecahan. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Sintong, ternyata pada bulan pertama dan bulan kedua setelah Soeharto tidak menjabat sebagai Presiden masih kerap bergaul dengan Paspampres.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement