"Di sini juga ada batuan yang dipercaya sebagai batu Makkah, yang dilempar Sultan Agung," ulasnya.
Sebagai makam sejarah, banyak warga juga sering melakukan ziarah di lokasi ini. Hal ini termasuk keturunan raja-raja Cirebon. "Karena salah satu makam di sini ada makam Sultan Cirebon yang wafat ketika di Mataram, dan dimakamkan di sini," ujarnya.
Lokasi makam Giriloyo, juga berada di sisi utara makan raja-raja Imogiri. Untuk menuju lokasi juga harus melalui jalan di Giriloyo , kemudian naik ke tangga menuju masjid. Sebuah masjid gaya Mataram ini, dibangun oleh Sultan Agung.
Para peziarah biasanya istirahat setelah berjalan dari bawah sambil mengambil air wudlu, dan salat kemudian melanjutkan perjalanan ke atas menuju makam dengan tangga kecil, dan lokasi menanjak. Di masjid ini juga bisa diskusi dengan juru kunci dan bisa diantar menuju ke makam.
*Tulisan ini adalah karya almarhum Doddy Handoko. Ditayangkan untuk mengenang beliau yang merupakan penulis Okezone.com.
(Qur'anul Hidayat)