Kemudian, Fahzal menanyakan perihal 954 tower yang selesai pada Desember 2022 yang uangnya sudah dibayarkan. Padahal, target awal jumlah total tower yang dibangun 4200 unit.
"Sportif sajalah, 31 Desember 2021 tidak selesai pekerjaan itu iperpanjang 31 maret 2022, bilang juga rugi. Apa ditalangin dulu apa duit enggak bisa diminta segala macam? Kan udah dibayarin negara? Ke mana itu uang? tarolah commitment fee yang 10 persen itu kan. Itu ajalah yang menggerus. kalau yang lain apa?," cecar Fahzal.
Kemudian, Fahzal menduga sudah ada main mata antara para saksi sebelum memasuki ruang sidang.
"Kalian ini kan bersepakat dulu sebelum jadi saksi di sini. 'ini kamu nerangkan ini ya, kamu nerangkan ini', ngertilah kami itu, 'sepakat kamu nerangin ini aja. bilang aja rugi'. Kentutlah kalian itu! Rugi apaan? Ini saja keuntungan terungkap tuh tadi 400 persen," ucap Fahzal dengan keras.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.