“Itu salah satu hal pertama yang Anda cari saat datang ke sini di pagi hari: Di mana rawanya?” kata warga lokal bernama Denny Reyes.
Pulau terapung berusia puluhan tahun ini tidak selalu berpindah-pindah. Namun jika terjadi, hal ini dapat membuat pusing penduduk setempat karena menghalangi jembatan penting yang merupakan satu-satunya jalan antara sisi Timur dan Barat danau.
Selain itu, satu-satunya cara untuk memindahkannya adalah dengan perahu. Dan bukan hanya satu perahu besar, melainkan puluhan perahu yang bekerja serentak, dengan angin di belakangnya. Tahun lalu, 25 perahu digunakan untuk mendorong pulau terapung itu menjauh dari jembatan.
“Saat kami memindahkannya, kami harus menempatkannya di tempat yang tepat, atau bisa kembali lagi dalam beberapa hari,” terang pemilik rumah setempat, Greg Kopke.
Karena pulau terapung seperti Forty Acre Bog merupakan habitat berbagai spesies hewan, maka pulau tersebut dilindungi undang-undang dan tidak dapat dipisahkan.
(Susi Susanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.