Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah PKI Rampas Tanah Muslimat NU Surabaya dan Kocar-kacir Digebuk GP Ansor

Solichan Arif , Jurnalis-Senin, 04 September 2023 |18:27 WIB
Kisah PKI Rampas Tanah Muslimat NU Surabaya dan Kocar-kacir Digebuk GP Ansor
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

Pemuda Ansor NU Surabaya berang. Melihat pagar dan bendera PKI menancap di atas tanah milik Muslimat NU, massa Ansor Jawa Timur langsung bergerak. Seluruh bendera PKI dicabuti dan diganti dengan bendera NU.

Pengerahan massa Ansor Jawa Timur untuk merebut kembali tanah Muslimat NU dilakukan langsung oleh Kiai Yusuf Hasyim (Pak Ud), yakni paman Gus Dur dan H Chalid Mawardi.

Massa Pemuda Rakyat, BTI dan Gerwani yang sempat mencabuti bendera NU dan menggantinya lagi dengan bendera PKI awalnya mencoba bertahan. Bentrokan hebat antara massa Pemuda Ansor NU dengan PKI tak terelakkan.

Massa PKI kocar kacir. Banyak dari mereka yang terluka dan kemudian memutuskan melarikan diri. Ansor NU berhasil merebut kembali tanah milik Muslimat Surabaya.

“Di atas tanah itu kemudian didirikan sekolah dan rumah sakit Islam milik NU”.

Peristiwa bentrokan memperebutkan tanah Muslimat NU di Surabaya itu dilaporkan PKI Jawa Timur ke Jakarta. Kiai Yusuf Hasyim dan Chalid Mawardi dipanggil Ketua BPI (Badan Pusat Intelijen) dan sekaligus Wakil Perdana Menteri Subandrio.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement