Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah PKI Rampas Tanah Muslimat NU Surabaya dan Kocar-kacir Digebuk GP Ansor

Solichan Arif , Jurnalis-Senin, 04 September 2023 |18:27 WIB
Kisah PKI Rampas Tanah Muslimat NU Surabaya dan Kocar-kacir Digebuk GP Ansor
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

Kedua tokoh Ansor NU itu dimarahi dengan tuduhan telah membuat keributan. Keduanya juga diminta menyerahkan kembali tanah yang diperebutkan kepada PKI.

Chalid Mawardi dengan tegas menolak tuduhan membuat onar. NU juga menolak menyerahkan tanah kepada PKI karena status tanah jelas-jelas milik Muslimat NU Surabaya.

“Ansor akan siap mempertahankan tanah itu sampai kapan pun, tidak akan membiarkan tanah itu direbut PKI,” tegas Chalid Mawardi seperti dikutip dari Benturan NU PKI 1948-1965.

Waperdam Subandrio tidak berani memaksakan kehendaknya. Melihat keteguhan sikap Ansor NU, Subandrio memilih diam dan tidak menuruti kemauan PKI.

Kendati demikian, dalam peristiwa di Surabaya itu memperlihatkan bahwa PKI telah berhasil mempengaruhi kebijakan pemerintah dari jenjang terbawah hingga paling tinggi.

Pasca peristiwa 30 September 1965 atau G30SPKI, PKI yang masuk lima besar dalam perolehan suara pada Pemilu 1955, dibubarkan dan ditetapkan sebagai partai politik terlarang.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement