Selanjutnya, Fitri meyakini bahwa, sejak pemasangan generator water mist di gedung Balai Kota, alat buatan BRIN itu mampu menurunkan PM 2,5 dan hasilnya sangat efektif.
"Tapi yang pasti ada penurunan untuk PM 2,5 ini sama seperti uji coba di Gedung pertamina. Setelah turun ada penurunan, itu gak naik-naik lagi. Kita lihat ini cukup efektif," kata Fitri.
Saat ini, generator water mist masih dibilang memiliki stok yang terbatas, dan masih memperihatinkan gedung pemerintahan yang menggunakannya, karena bahan baku dari generator water mist ini sulit ditemukan.
"tapi itu tadi lebih banyak kendalanya dalam proses produksi. Selain dari SDM, juga bahan bakunya, yang membuat ini jadi masih sangat terbatas," pungkas Fitri.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.