Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sebelum Digorok Suami, Korban Sempat Minta Cerai Tapi Bersatu Kembali Demi Anak

Ade Suhardi , Jurnalis-Rabu, 13 September 2023 |00:01 WIB
Sebelum Digorok Suami, Korban Sempat Minta Cerai Tapi Bersatu Kembali Demi Anak
Ilustrasi (Foto: Dok Istimewa/Okezone)
A
A
A

 

BEKASI - Mega Suryani Dewi (24), ibu muda yang tewas oleh suaminya Nando Kusuma Wardana (25) secara tragis sempat minta bercerai. Hal itu, disebabkan korban sering mendapatkan perlakukan kasar atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Bahkan, sebelumnya pada pertengahan Agustus 2023 lalu, korban sempat melaporkan perlakuan suaminya ke pihak kepolisian.

Hal itu, diungkapkan oleh Kakak kandung korban bernama Deden Suryana (27), kata Dia, selama adiknya menikah dengan pelaku Nando sekitar tiga tahun. Selama pernikahannya itu, kata Dia, korban berulang kali adiknya mendapati diperlakukan tak baik oleh Nando.

"Saya sudah sering mergokin enggak cuma sekali udah tiga kali yang ini keempat kali, lagi ribut," kata Deden, Selasa (12/9/2023).

Keduanya kerap terlibat cekcok, bahkan sempat sang suami melakukan kekerasan fisik terhadap istrinya. Pada Agustus 2023 lalu, kata Deden, adiknya melapor ke lembaga perlindungan perempuan dan anak terkait kasus kekerasan yang ia terima.

Namun, laporan tersebut tidak dilanjutkan karena Nando saat itu meminta agar perbuatannya tak diproses.

"Adik saya juga ternyata cerita ke ibu, tapi ibu engga cerita ke saya. Ternyata perlakuannya kasar bangat," imbuhnya.

Bahkan, sebelumnya orangtuanya sempat memberikan saran untuk bercerai karena kerap mendapatkan perlakukan kasar. Akan tetapi, Mega masih ingin mempertahankan rumah tangga demi kedua anaknya.

"Adik saya lebih mentingin anak, selalu kaya gitu, mempertahankan hubungan itu lebih mentingin anak, sebenernya udah jauh-jauh hari selau cerita pengen udahan aja ke ibu," tutur Deden.

Deden mengungkapkan, Nando dan Mega telah dikaruniai dua orang anak laki-laki, keduanya masing-masing berusia tiga tahun dan satu tahun. Saat ini kedua anaknya dirawat orang tua korban, belakangan keduanya kerap menangis usai ditinggal ibunya.

"Anak-anak sekarang lagi di tempat ibu saya, kondisinya sehat, sudah ada dari Komnas Perlindungan Anak datang mungkin nanti mereka bergerak (berikan trauma healing)," ucap Deden.

Sebelumnya diberitakan, pembunuhan sadis itu terjadi pada Kamis (7/9/2023) di rumah kontrakan Jalan Cikedokan, Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Kapolsek Cikarang Barat, AKP Rusnawati mengungkapkan, pihaknya baru mengetahui aksi pembunuhan setelah pelaku bersama kedua orangtuanya mendatangi kantor Polsek Cikarang Barat pada Sabtu 9 September 2023 pukul 01.30 WIB dini hari.

Kedatangannya dia (pelaku) menjelaskan dan mengaku telah membunuh istrinya. Sehingga jajaran Polsek Cikarang Barat dan Polres Metro Bekasi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

 BACA JUGA:

"Setibanya kami di TKP, betul telah ditemukan jasad korban yang terlentang diatas kasur dan diselimuti handuk," kata Nana, Senin (11/9/2023).

Dari hasil pemeriksaan pelaku diketahui membunuh istrinya sendiri pada Kamis (7/9/2023) sekira pukul 22.00 WIB. Sebelum melakukan pembunuhan tersebut, pelaku dan korban sempat cekcok terkait rumah tangga. Sehingga pelaku emosi melakukan tindakan kekerasan kepada korban.

 BACA JUGA:

"Jadi antara tersangka dan korban cekcok mulut, emosi sesaat tersebut sebelum melakukan tindakan terhadap korban. Korban sempat ditampar dengan tangan kanan," beber Dia.

Emosi semakin tidak terbendung, kata Nana, membuat korban ditarik ke dapur dengan menggunakan tangan kiri dan tangan kanan mengambil pisau dapur dan melakukan penyayatan leher korban.

"Pemicu keributannya karena faktor ekonomi dalam keluarga keduanya," imbuhnya.

Akibatnya, tersangka melanggar pasal 339 KHUPidana subsider pasal 338 KUHPidana tentang kekerasan hingga mengakibatkan hilangnya nyawa dan pasal 5 juncto pasal 44 ayat 3 tentang penghapusan kekerasan rumah tangga (KDRT).

"Ancaman 20 tahun penjara dan maksimal seumur hidup," ujar Dia.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement