Selain itu, masyarakat Jawa menyebut Sunan Gresik dengan nama Makhdum Ibrahim Al-Samarqandi atau Syekh Ibrahim Al-Samarqandi. Berdasarkan informasi julukan tersebut disematkan karena Sunan Gresik lahir di Samarahan, Asia Tengah.
Meski beberapa sumber menjelaskan bahwa Sunan Gresik berasal Gujarat, Turki, atau Arab Saudi. Sedangkan berdasarkan prasasti makam di Gapura Wetan, Gresik, menandakan bahwa Sunan Gresik berasal dari Iran.
Sunan Gresik juga masih berada dalam silsilah keturunan Nabi Muhammad SAW. Silsilah keturunannya melalui jalur Husain bin Ali yang merupakan anak dari Ali bin Abi Thalib yang menikah dengan Fatimah binti Muhammad.
Sunan Gresik pertama kali menyebarkan agama Islam di Kota Gresik, Jawa Timur. Ia datang ke Desa Sembolo (Leleran), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada tahun 1391 masehi.
Penyebaran agama Islam dimulai dengan cara berdagang. Sebagai saudagar ia kemudian bertemu dengan Raja Majapahit dan mendapat izin untuk menyebarkan agama Islam kepada masyarakat setempat.
Sunan Gresik kemudian mendirikan pesantren pertama di Indonesia dengan nama Pesantren Ampel Denta. Pesantren tersebut menjadi pusat penyebaran agama Islam pertama di Jawa. Pendidikan di pesantren ini berhasil melahirkan Wali Songo lainnya seperti Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, dan Sunan Drajat.
Demikian sosok Wali Songo yang ternyata bukan asli orang Indonesia. Terimakasih.
(Hafid Fuad)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.