Dalam pelaksanaan dakwahnya sendiri, para wali cenderung menggunakan pendekatan budaya sebagai salah satu metode dakwah mereka. Para wali memadukan budaya lokal masyarakat pada saat itu dengan ajaran-ajaran agama Islam, contohnya seperti gamelan, wayang, serta upacara-upacara kemasyarakatan yang dimasukan ajaran serta makna agama Islam di dalamnya.
Selain itu, para wali juga menggunakan metode dakwah yang lembut, damai, dan tanpa paksaan. Tempat-tempat ibadah yang mereka bangun menjadi pusat pengajaran agama Islam kepada masyarakat sekitar.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.