Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kecam Kasus Suami Bunuh Istri, DPR: Gencarkan Penyuluhan Pernikahan

Arief Setyadi , Jurnalis-Jum'at, 15 September 2023 |15:04 WIB
Kecam Kasus Suami Bunuh Istri, DPR: Gencarkan Penyuluhan Pernikahan
DPR RI (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

Pemerintah perlu hadir untuk memberikan pendampingan secara berkala pada pasangan suami istri. Terutama terhadap pasangan muda yang masih sering dilanda gejolak emosi.

"Dan dalam pemberian pendampingan, harus ada edukasi yang masif dan kerja sama lintas kementerian/lembaga sehingga pendampingan yang diberikan kepada pasangan dan calon pasangan suami istri bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Menurut Anggota Komisi di DPR yang membidangi urusan sosial serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ini, terciptanya ketahanan keluarga memerlukan kolaborasi berbagai stakeholder.

Penyuluhan dan pendampingan bagi pasutri atau calon pasutri bukan hanya ada di ranah Kementerian PPPA (Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak). Namun, juga di Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Sosial (Kemensos), BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), bahkan hingga Kepolisian dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Karena dalam isu KDRT pun ada banyak irisan yang terjadi, sehingga pembinaan keluarga membutuhkan dukungan banyak pihak,” ujarnya.

Selly menambahkan, pemerintah juga perlu memperhatikan sisi sosial dan empati mengingat perkawinan erat kaitannya dengan urusan rasa. Setiap pasangan calon pengantin harus mendapat sosialisasi yang mendalam mengenai UU Perkawinan.

"Dalam undang-undang jelas disebutkan bahwa setiap pasangan harus saling menghormati dalam suka dan duka, tapi ini kan yang kadang luput dipahami karena gejolak emosi yang tidak stabil. Di situlah negara hadir untuk memberikan pendamping dan edukasi," katanya.

Sebelumnya, ibu muda berinisial MSD (24) tewas dibunuh suaminya sendiri, Nando (25) di rumah kontrakan mereka, di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Korban dibunuh suaminya setelah cekcok. Bahkan, korban sudah mengalami KDRT selama 3 tahun.

Kasus KDRT yang dialami MDS sempat dilaporkan ke Polres Metro Bekasi. Namun, belum ada tindak lanjut yang signifikan sampai korban tewas di tangan suaminya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement