RIYADH - Arab Saudi, salah satu negara produsen minyak terbesar di dunia, memiliki sumber ekonomi yang kuat dan beragam. Dari minyak bumi hingga investasi, menjadikan Arab Saudi negara maju yang terus berkembang pesat mengikuti zaman.
Dalam laporan yang dikeluarkan oleh Otoritas Umum Statistik Arab Saudi pada 7 Mei 2023, pertumbuhan ekonomi non minyak mencapai 5,8 persen pada kuartal pertama, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, sektor minyak mengalami pertumbuhan sebesar 1,3 persen.
Menurut IMF, pertumbuhan ekonomi Arab Saudi tahun sebelumnya mencapai 8,7 persen. Namun, proyeksi pertumbuhan PDB Arab Saudi tahun ini diperkirakan akan melampaui 3,1 persen.
Walaupun perekonomian secara signifikan bergantung pada pendapatan minyak, pemimpin Arab Saudi telah mengambil langkah-langkah penting untuk melakukan perubahan mendasar dalam struktur ekonomi negara ini. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada sektor minyak dan mencari sumber pendapatan yang beragam.
Berikut adalah tujuh kekuatan utama yang menggerakkan pertumbuhan ekonomi Arab Saudi, yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Minyak Bumi yang Melimpah
Arab Saudi dikenal sebagai produsen minyak bumi terbesar di dunia. Negara ini memiliki cadangan minyak yang sangat besar, yang merupakan sumber utama pendapatan ekspor.
Dengan memiliki 25% dari cadangan minyak dunia, menjadikan ekonomi negara ini berkembang dengan sangat pesat.
Menurut Kemlu.go.id, Sektor minyak Arab Saudi, dalam catatan terakhir berkontribusi sekitar 80% dari pendapatan anggaran, 45 persen dari Produk Domestik Bruto (GDP), dan 90% dari pendapatan ekspor.