Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Penyebab Angin Kencang Menurut BMKG

3 Penyebab Angin Kencang Menurut BMKG
Ilustrasi (Foto:Okezone)
A
A
A

JAKARTA- Deretan penyebab angin kencang menurut BMKG yang terjadi di beberapa daerah Indonesia. Salah satunya terjadi pada wilayah DKI Jakarta.

CCTV merekam detik-detik angin kencang menerjang rumah, Rabu (27/9). Peristiwa di Jalan Warakas 4, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Atap rumah warga diterbangkan angin yang bertiup kencang. Enam rumah mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak parah. Material bangunan diterbangkan angin menimpa mobil dan memecahkan kaca.

Berikut penyebab angin kencang menurut BMKG dilansir dari berbagai sumber:

1. Gerakan siklon tropis

Penyebabnya salah satunya aktivitas pertumbuhan siklon tropis dan bibit siklon tropis. dan juga adanya pertemuan massa udara yang memanjang dari Sebelah Barat Selat Sunda hingga Jawa Timur.

Adanya pusat-pusat tekanan rendah di selatan Jawa, menyebabkan pertemuan angin tersebut menjadi semakin kencang.

2. Pergerakan Awan Cumulonimbus

Adanya klaster awan Cumulonimbus (CB) di wilayah Jakarta. Tentunya menyebabkan angin kencang pada wilayah di DKI Jakarta.

Pasalnya, terbentuknya awan cumulonimbus tak hanya menghasilkan angin kencang mencapai 15 hingga 20 knots saja, namun biasanya disertai dengan hujan. Kondisi tersebut sempat terjadi di wilayah Jabodetabek pada awal tahun 2023 lalu.

3. Naiknya kecepatan angin

Kecepatan angin yang mencapai lebih dari 27,8 km/jam dari wilayah dengan tekanan udara tinggi ke rendah menyebabkan angin lebih kencang.

Kecepatan angin yang dihasilkan biasanya mencapai 160 km/jam. Sehingga tak jarang ketika angin ini muncul akan disertai dengan berbagai peristiwa lain, seperti pohon tumbang, kerusakan infrastruktur, hingga menimbulkan korban jiwa.

Demikian informasi mengenai penyebab angin kencang menurut BMKG.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement