JAKARTA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan inspeksi pasukan upacara Hari Upacara Tahun (HUT) ke-78 Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI),bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menggunakan tank amfibi di Silang Monas, Jakarta Pusat, Kamis (5/10/2023).
Jokowi tiba di Monas sekitar pukul 08.00 WIB. Dia tiba didampingi istrinya Iriana Jokowi dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.
Setelah tiba di mimbar kehormatan, tidak lama Presiden pun langsung melakukan inspeksi pasukan dengan menaiki Tank amfibi BMP-3F milik Marinir TNI Angkatan Laut. Dalam inspeksi tersebut Jokowi juga didampingi Komandan Upacara Mayjen TNI Choirul Anam.
Tampak tank amfibi tersebut menghampiri Presiden dan Panglima TNI dari sebelah sisi kanan panggung. Presiden pun langsung menaiki tank tersebut, dan berjalan perlahan mengecek pasukan upacara.
Sekadar diketahui, BMP-3F merupakan tank amfibi berjenis armoured personnel carrier buatan Rusia. Tank BMP-3F lebih canggih daripada pendahulunya, yakni tank PT-76 buatan Rusia.
Tank BMP-3F pertama kali tiba di Indonesia pada 2010 sebanyak 17 unit. Kedatangan kedua BMP-3F pada 2013 sebanyak 37 unit. Tank BMP-3F disiagakan di Markas Pasukan Marinir 2 Resimen Kavaleri 2 Marinir Surabaya dan di Markas Pasukan Marinir 1 Resimen Kavaleri 1 Marinir Jakarta.
Tank tempur ini mampu mengisi amunisi dari rak amunisi secara otomatis. Amunisi yang digunakan juga lebih besar. BMP-3F menggunakan amunisi berkaliber 100 mm, lebih besar dari PT-76 yang menggunakan amunisi 90 mm. BMP-3F mampu menembakkan misil serta dilengkapi senjata lain berupa senapan mesin koaksial 30 mm dan PKT 7,62 mm. Fitur tersebut tidak tersedia di PT-76.
BMP-3F memiliki bobot kosong 18,5 ton, panjang 7,14 meter, lebar 3,2 meter, dan tinggi 2,4 meter. Tank amfibi BMP-3F dapat membawa tiga orang awak, termasuk seorang komandan, dan tujuh personel bersenjata lengkap plus dua kursi tambahan.
Tank ini mempunyai mesin dengan rasio 27 tenaga kuda, mampu mendorong menuju kecepatan 72 kilometer per jam (jalan pedesaan/aspal biasa), 45 kilometer per jam (luar jalan), dan 10 kilometer per jam (perairan hingga gelombang skala Beauford II).
BMP-3F termasuk dalam kelas kendaraan perang infanteri berat, ditandai sistem perlindungan persenjataan aktif walau bodi dan kubah meriamnya dari alumunium diperkeras agar tahan karat.
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.