Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Sejumlah Wilayah di Indonesia Diprakirakan Diguyur Hujan

Awaludin , Jurnalis-Rabu, 11 Oktober 2023 |05:01 WIB
 5 Fakta Sejumlah Wilayah di Indonesia Diprakirakan Diguyur Hujan
Illustrasi (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan mulai akan mengguyur Jawa Barat pada akhir Oktober 2023.

Di wilayah Jawa Barat sebagian besar diperkirakan bulan November sudah masuk musim hujan. Berikut sejumlah faktanya:

1. Hujan di Jabar pada Pertengahan Oktober hingga Desember

Puncak musim kemarau bervariasi dari September hingga Oktober. Kemudian disambut dengan prakiraan hujan di Jawa Barat yang bervariasi mulai dari pertengahan Oktober hingga Desember.

"Namun sebagian besar atau 81% wilayah Jawa Barat akan memasuki musim hujan pada November. Akhir Oktober sudah mulai ada hujan, dimulai Jawa Barat bagian tengah," kata Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu.

2. IOD Sudah Berangsur Netral

Menurut Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, puncak El Nino berada pada Desember, namun puncak kemarau berada pada September hingga Oktober.

Terjadi perbedaan karena pada Oktober IOD berangsur netral dan angin monsun Australia/timuran sudah berbalik arah menjadi monsun Asia/baratan, sehingga bersifat menetralkan dampak dari El Nino.

3. Sejumlah Wilayah Indonesia Terpantau Mulai Diguyur Hujan

 

MKG mengatakan aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuator diprakirakan aktif di Maluku, Papua Barat, dan Papua. Sementara itu, gelombang Kelvin terpantau aktif di wilayah Sumatra bag selatan, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi bagian selatan, Maluku, dan Papua dalam sepekan ke depan.

“Sehingga, faktor-faktor tersebut mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut,” ungkap BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (10/10/2023).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement