Berselang, sekira satu tahun kemudian, Soekarno dan Hartini kembali bertemu saat peresmian teater terbuka Ramayana di Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta.
Dari pertemuan itu Soekarno, sempat mengirimkan sepucuk surat kepada Hartini dengan nama samaran Srihana. Surat itu disampaikan oleh salah kerabat Bung Karno.
Berdasarkan catatan sejarah, Hartini banyak mengisi paruh kehidupan Soekarno. Hartini merupakan perempuan Jawa yang setia, nrimo dan penuh bekti terhadap guru laki.
Hartini meninggal di Jakarta 12 Maret 2002, dalam usia 77 tahun. Hartini dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak.
Hartini meninggalkan enam orang anak. Yakni, Bayu Soekarnoputra dan almarhum Taufan Soekarnoputra (berayah Bung Karno) serta Siti Suwandari, Herwindo, Tri Harwanto, dan Sri Wulandari (berayah Soeswondo).
(RIN)
(Rani Hardjanti)