Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menteri Penerangan Israel Mengundurkan Diri, Tuduh Pemerintah Buang-Buang Duit

Susi Susanti , Jurnalis-Jum'at, 13 Oktober 2023 |08:55 WIB
Menteri Penerangan Israel Mengundurkan Diri, Tuduh Pemerintah Buang-Buang Duit
Menteri Penerangan Israel mengundurkan diri (Foto: BNN)
A
A
A

ISRAEL - Menteri Penerangan Israel, Galit Distel Atbaryan, mengundurkan diri pada Kamis (12.19/2023), dan meminta agar dana kementeriannya dialihkan kepada warga di Israel selatan.

Tugas departemennya adalah untuk menjelaskan Israel kepada dunia dan pada awalnya tidak mempunyai banyak kekuasaan. Sejak konflik dimulai sekitar seminggu yang lalu, departemen telah kehilangan lebih banyak pilihan.

Dia menulis di X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, bahwa sekarang ini Israel hanya membuang-buang uang publik.

"Kantor ini tidak dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi negara dan kebaikan negara lebih penting bagi saya daripada hal lainnya,” terangnya dalam bahasa Ibrani yang diterjemahkan ke bahasa Inggris.

Sementara itu, sebelumnya Israel menegaskan jika pengepungan Gaza tidak akan berakhir sampai sandera Israel dibebaskan.

Menteri Energi Israel Israel Katz pada Kamis (11/10/2023) mengatakan Gaza tidak akan diberi listrik, air atau bahan bakar apa pun sampai sandera Israel yang ditahan oleh Hamas dipulangkan ke rumah mereka.

"Tidak ada saklar listrik yang akan dinyalakan, tidak ada hidran air yang akan dibuka, dan tidak ada truk bahan bakar yang akan masuk sampai para korban penculikan Israel dikembalikan ke rumah. Kemanusiaan untuk kemanusiaan. Dan tidak ada yang akan mengajarkan moral kepada kami," tulis Katz di X.

Seperti diketahui, jet tempur Israel dilaporkan menargetkan jaringan bawah tanah yang dibangun dan dihuni para pejuang Hamas.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Kamis (12/10/2023) mengatakan setidaknya 1.203 warga Palestina telah tewas dan 5.763 lainnya terluka sejak pemboman Israel di Gaza dimulai pada Sabtu (7/10/2023).

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk pengungsi Palestina mengatakan lebih dari 338.000 orang telah mengungsi. Sebagian besar berlindung di rumah sakit dan sekolah-sekolah PBB.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement