Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pamit ke Maruf Amin, Mahfud MD Ingin Teruskan Ahlussunnah wal Jamaah di Bidang Ketatanegaraan

Riana Rizkia , Jurnalis-Rabu, 18 Oktober 2023 |15:59 WIB
Pamit ke Maruf Amin, Mahfud MD Ingin Teruskan <i>Ahlussunnah wal Jamaah</i> di Bidang Ketatanegaraan
Mahfud MD pamit ke Wapres Maruf Amin (Foto: Riana Rizkia)
A
A
A

 

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD sengaja berkunjung ke rumah dinas Wakil Presiden KH Maruf Amin, sebelum menghadiri peresmian dirinya sebagai calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo.

Mahfud menjelaskan, dalam pertemuan tersebut dirinya memberitahukan kepada KH Maruf Amin bahwa ia ditunjuk sebagai cawapres Ganjar Pranowo. Ia pun menegaskan bakal meneruskan perjuangan ahlussunah wal jamaah di bidang ketatanegaraan, dan fikih politik Indonesia yang selama ini sudah dirintis dan dibangun oleh para ulama.

"Lima tahun terakhir dilakukan oleh Kiai Maruf Amin, berikutnya saya akan melanjutkan, mudah-mudahan," kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2023).

Setelah itu, kata Mahfud, Maruf Amin pun memberikan wejangan agar dirinya berhati-hati dalam memimpin negeri, sebab tantangan yang, dihadapi tidaklah mudah.

"Ya gitu, dia memberi nasihat memang, hati-hati gitu, memerintah tidak mudah, tantangannya banyak, tapi dia mendoakan sebagai sesama warga NU, kata kiai Maruf Amin jaga marwah itu. Alhamdulillah saya sudah ketemu beliau," ucapnya.

Mahfud menjelaskan, seharusnya ia menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlebih dahulu. Namun, karena presiden tengah berada di luar negeri, sehingga Mahfud menemui Wapres.

Pertemuan itu, kata Mahfud, hanya bersifat pemberitahuan bahwa dirinya akan menjadi Bacawapres mendampingi Bacapres Ganjar Pranowo, bukan meminta izin.

"Pak Maruf Amin saya ketemu tadi jam setengah 7. Kenapa? Saya mestinya ke presiden dulu kan, begitu diberitahu kemarin mestinya kan saya ke presiden, karena presiden ke luar negeri ya saya ke wapres dulu," katanya.

"Ya memberitahu, memang tidak harus ada izin untuk (mencalonkan jadi cawapres) itu, itu hanya memberitahu. Kalau Pak Maruf Amin karena sedang di sini (di Indonesia), saya pamit," sambungnya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement