Namun dibalik perjuangan penting yang telah ia ukir, ternyata dirinya malah menghebuskan nafas terakhir secara tragis ditangan bangsanya sendiri. Pasalnya dirinya dibantai oleh para algojo PKI di hutan Ngawi pada 10 September 1948.
Pada peristiwa berdarah tersebut Raden Mas Tumenggung Ario Suryo sedang melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Magetan lewat Surakarta menggunakan mobil. Namun ditengah perjalanan mobil yang ditumpanginya di jegat oleh gerombolan PKI di Desa Bogo, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Lalu RMT Ario Suryo bersama dengan Komisaris Besar (Kolonel) Polisi M Duryat dan Komisaris (Mayor) Polisi Suroko lantas turun dari mobil dan dibawa dihutan untuk dihabisi oleh PKI.
Setelah pembantaian tragis tersebut jasat RMT Ario Suryo baru ditemukan sekitar 4 hari kemudian di Kali Kakah, Dukuh Ngandu, Desa Bangunrejo, Kedunggalar, Ngawi.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.