Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Muncul Tiga Kasus Cacar Monyet, Pemprov DKI Jakarta Minta Masyarakat Tidak Panik

Carlos Roy Fajarta , Jurnalis-Sabtu, 21 Oktober 2023 |07:12 WIB
Muncul Tiga Kasus Cacar Monyet, Pemprov DKI Jakarta Minta Masyarakat Tidak Panik
Pemprov DKI Jakarta (Foto: istimewa/Okezone)
A
A
A

 

JAKARTA - Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat Jakarta untuk tidak panik dengan munculnya penyakit cacar monyet atau monkeypox.

Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan cacar monyet dapat melalui droplet berupa dahak atau liur yang terkontaminasi lingkungan atau tangan, kontak kulit, kontak luka, cairan tubuh, dan kontak seksual.

"Masyarakat jangan panik, namun perlu waspada," ujar Ngabila, Jumat (20/10/2023).

Ia memberikan sejumlah tips untuk melakukan pencegahan tertular penyakit cacar monyet.

"Rajin cuci tangan dengan sabun, hindari kontak kulit dengan orang lain, serta menghindari kontak dengan benda dan alat yang digunakan penderita cacar monyet," jelas Ngabila.

Ngabila menyebutkan ciri yang paling mudah dilihat seseorang terkena cacar monyet yaitu memiliki ruam kulit pada tangan, kaki, mulut, wajah, dada, hingga anus dan kelamin.

Pada kontak erat pasien yang positif cacar monyet disebut Ngabila karena belum pernah ada gejala sama sekali maka semua tidak dilakukan pemeriksaan swab orofaring atau tenggorokan, swab kulit, swab anus, dan pemeriksaan darah.

"Akan tetapi dipantau setiap hari apakah ada gejala yang timbul. Jika muncul gejala akan dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut," jelasnya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Ngabila Salama mengungkapkan tiga kasus cacar monyet yang muncul semuanya berasal dari Jakarta.

 BACA JUGA:

Tiga kasus tersebut terdiri dari 1 kasus di Agustus 2022, 1 kasus 12 Oktober 2023, dan 1 kasus 19 Oktober 2023

 BACA JUGA:

Kementerian Kesehatan RI menyebut pasien-pasien kasus cacar monyet tersebut kemungkinan termasuk imported case karena memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.

(Fakhrizal Fakhri )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement