Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mahfud MD: Aparat Penegak Hukum di Indonesia Banyak Masalah, Harus Dibenahi

Riana Rizkia , Jurnalis-Rabu, 25 Oktober 2023 |20:33 WIB
Mahfud MD: Aparat Penegak Hukum di Indonesia Banyak Masalah, Harus Dibenahi
Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, pokok pembangunan hukum di Indonesia mencakup tiga unsur. Yakni legal substance, aparat penegak hukum dan budaya.

Saat ini, kata Mahfud, yang harus dibenahi adalah aparat penegak hukum. Bahkan, dalam kesempatan beberapa waktu lalu, Mahfud sempat mengungkap bahwa isi hukum di Indonesia masih bisa diperbaiki perlahan. Namun, berbeda dengan aparat penegak hukum yang menurutnya sudah rusak.

"Dalam studi saya di kantor, itu memang yang harus kita benahi dan banyak masalah itu adalah aparat penegak hukum," kata Mahfud saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (25/10/2023).

Sebelumnya, calon wakil presiden (cawapres) yang didukung Partai Perindo itu mengungkap bahwa rusaknya aparat penegak hukum merupakan salah satu masalah di Indonesia.

"Maka yang akan kita mulai ke depan, isinya itu tidak jelek-jelek amat, bisa diperbaiki pelan-pelan. Tapi ini aparat. Di tempat kita itu, aparat penegak hukum yang rusak," kata Mahfud dalam acara 'Meet and Greet Ganjar-Mahfud dengan Gen Z' di Kawasan Melawai, Jakarta Selatan, Senin 23 Oktober 2023.

Mahfud menilai, sering kali aparat penegak hukum menjadi mafia kasus, bahkan melakukan tindak pidana korupsi. "Aparat hukum itu kan ada jaksa, hakim, polisi, pengacara. Nah di sini sering terjadi mafia, sering terjadi korupsi. Di tingkat pemerintah, itu di birokrasi juga sudah sering terjadi transaksi, conflict of interest," katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement