Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cegah Penularan Monkeypox, Orang yang Positif Atau Suspek Harus Diisolasi

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Sabtu, 28 Oktober 2023 |06:01 WIB
Cegah Penularan Monkeypox, Orang yang Positif Atau Suspek Harus Diisolasi
Ilustrasi cacar monyet (Foto: CNA)
A
A
A

 

JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menegaskan, setiap kasus positif maupun suspek sedang menunggu hasil PCR terkait kasus Monkeypox atau cacar monyet harus dilakukan isolasi di rumah sakit.

Hal tersebut sebagai upaya preventif pencegahan penularan kasus yang kini telah mencapai 17 orang terpapar.

”Setiap kasus positif langsung diisolasi di rumah sakit, bahkan untuk suspek/terduga dengan gejala khas/kontak erat seksual yang sedang menunggu hasil PCR juga diisolasi di rumah sakit. Sementara untuk kontak erat non-seksual, akan dipantau gejalanya setiap hari oleh Puskesmas Kecamatan. Jika bergejala, akan dilakukan pemeriksaan lab. Dan setiap kontak erat seksual akan langsung diisolasi dan dilakukan pemeriksaan lab,” ucap Ani dalam keterangannya, Jumat (27/10/2023).

Ani menambahkan, sebagai upaya preventif, vaksinasi mulai dilakukan untuk 500 orang kelompok berisiko di Jakarta selama seminggu ke depan. Vaksin diberikan sebanyak dua dosis untuk satu orang dengan jeda empat minggu, sesuai dengan ketersediaan vaksin Monkeypox di Indonesia sebanyak 1.000 dosis untuk 500 orang.

Selain itu, dilakukan tracing/pelacakan dengan tim khusus bersama mitra terkait.

Sosialisasi dan edukasi secara masif juga dilakukan melalui tiga cara, (1) Menggalakkan pola hidup bersih dan sehat, seperti memakai masker dan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, (2) Menghindari kontak kulit dan luka, (3) Berhubungan seksual yang aman, sehat, dan bersih, serta hindari hubungan seksual jika sedang sakit atau bergejala.

Terakhir, respons cepat yang telah dilakukan Dinas Kesehatan DKI Jakarta adalah menyiagakan ruang isolasi rumah sakit, menyiapkan obat-obat antivirus, dan berkoordinasi aktif dengan para pakar di rumah sakit vertikal terkait tatalaksana kasus.

Sebelumnya, Dinkes Provinsi DKI Jakarta mencatat kasus Monkeypox atau cacar monyet mencapai 17 orang. Kepala Seksi Surveilans, Epidemiologi, dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama menyebut sebelas orang di antaranya suspek atau bergejala.

"Update Monkeypox DKI Jakarta per 27 Oktober 2023 jam 07.00 kasus positif total 17 orang. Suspek atau terduga bergejala 11 orang," ucap Ngabila dalam keterangannya, Jumat 27 Oktober 2023.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement