Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pendeta Gilbert: Ganjar Pranowo Simbol Toleransi & Bersih dari Politik Identitas

Royandi Hutasoit , Jurnalis-Minggu, 29 Oktober 2023 |16:54 WIB
Pendeta Gilbert: Ganjar Pranowo Simbol Toleransi & Bersih dari Politik Identitas
Ganjar Pranowo (Foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Pendeta Gilbert Lumoindong melontarkan pujian kepada Ganjar Pranowo Capres 2024 karena terbukti menjadi pemimpin yang mampu mewujudkan toleransi dan bersih dari politik identitas.

Ungkapan tersebut diucapan Pendeta Gilbert dalam sebuah acara di Hotel Borobudur, Jakarta, yang dihadiri oleh umat Kristen yang tergabung dalam Relawan Damai Sejahtera pimpinan Olly Dondokambey pada Sabtu 28 Oktober 2023.

Dalam forum yang dipandu oleh Pendeta Gilbert Lumoindong, pendiri GBI Glow Fellowship Centre, Ganjar membahas masalah penting yang masih mengemuka di Indonesia, yaitu intoleransi dan kebebasan beragama.

Salah satu fokus utama dalam diskusi tersebut adalah bagaimana memastikan para umat Kristen dan kelompok minoritas lainnya dapat menjalankan ibadah dengan aman dan mendapatkan izin pembangunan tempat ibadah. Ganjar, yang memiliki pengalaman luas sebagai mantan Gubernur Jawa Tengah, memberikan penjelasan yang kuat dan berdasar pada aksi nyata yang telah dilakukannya.

Ganjar membagikan cerita tentang bagaimana ia secara efektif menangani masalah yang dihadapi oleh komunitas agama, seperti masalah gereja yang tertunda pembangunannya selama 22 tahun. Dengan melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Ganjar berhasil menyelesaikan masalah tersebut, memastikan jemaat gereja dapat beribadah dengan tenang.

"Suatu ketika saya pernah didatangi orang yang menyampaikan kenapa gereja kami tidak bisa selesai meskipun sudah diurus selama 22 tahun. Lalu saya turun langsung, saya lakukan lobi dan FKUB saya libatkan. Akhirnya bisa ketemu persoalannya, dirembuk dan selesai. Sekarang mereka bisa beribadah dengan tenang," ucap Calon Presiden yang berpasangan dengan Mahfud MD tersebut, dikutip dari salah satu media nasional.

Tidak hanya itu, Ganjar Pranowo juga menghadapi permasalahan serupa dengan umat Buddhis dan umat Hindu. Dengan penanganan langsung dan kerja sama yang kuat antarberagam pihak, Ganjar berhasil menciptakan tempat khusus bagi umat Buddhis di Candi Borobudur dan umat Hindu di Candi Prambanan, sehingga mereka dapat beribadah dengan tenang tanpa hambatan.

Kesaksian Pendeta Gilbert setelah mendengarkan penjelasan Ganjar menggambarkan rasa puas dan keyakinan yang tinggi terhadap komitmen Ganjar terhadap toleransi dan kebebasan beragama.

“Kita senang ketemu Pak Ganjar yang tidak hanya bicara retorika atau janji politik, tapi memberikan jawaban sesuai pengalaman yang telah dilakukan. Ini yang kita butuhkan, orang yang tidak hanya berjanji tapi yang sudah melakukan. Pak Ganjar adalah pemimpin yang diharapkan bangsa ini." ujar Gilbert

Dalam konteks ini, Ganjar menegaskan bahwa prinsip kebebasan beragama bukanlah sekadar janji dalam Surat Keputusan Bersama (SKB), tetapi merupakan bagian penting dari konstitusi tertinggi di Indonesia.

"Kalau soal kebebasan beribadah itu bukan cerita SKB, itu cerita konstitusi yang paling tinggi di republik ini," tegas ayah dari Alam Ganjar.

Dengan pengalaman dan pendidikan yang mendalam tentang prinsip-prinsip kebhinekatunggalikaan, Ganjar Pranowo menunjukkan kesungguhan dan kepeduliannya terhadap keberagaman dan persatuan dalam masyarakat Indonesia.

Pendekatan berdasarkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan utama dari komitmen Ganjar Pranowo terhadap toleransi dan kerukunan antaragama.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement