PAPUA - Kondisi keamanan di Distrik Aifat Timur Tengah, Papua Barat, berlangsung kondusif usai adanya peristiwa pembakaran alat berat pembangunan puskemas di lokasi.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga memastikan bahwa peristiwa pembakaran tersebut dipicu adanya persoalan ketidaksukaan sekelompok masyarakat yang tidak senang dengan adanya proyek pemerintah di wilayah itu.
Ia memastikan bahwa warga masyarakat setempat tidak terpengaruh dengan adanya gangguan keamanan yang baru saja terjadi di lokasi.
Daniel Tahi juga telah mengirimkan pasukan tambahan untuk melakukan pengamanan di wilayah Maybrat dan mengejar para pelaku pembakaran.
Sebelumnya Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengklaim telah melakukan pembakaran terhadap satu unit alat berat di lokasi pembangunan Puskesmas Kampung Ayata.
KKB juga menyatakan telah menyerang pos TNI di Distrik Aifat Timur Tengah, Papua Barat
Selain itu, KKB mengklaim menembak satu prajurit TNI.
KKB atau yang mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat itu mengaku bertanggungjawab atas aksi tersebut.
BACA JUGA:
Adapun KKB yang menyampaikan kabar tersebut berasal dari KKB pimpinan Arnoldus Kocu.
BACA JUGA:
Kapolda menyatakan bahwa pernyataan KKB tersebut murni hoaks dan propaganda. "Usai pembakaran satu unit alat berat eksavator di Kampung Ayata saat ini situasi Kamtibmas di wilayah itu kembali kondusif," ujarnya, Senin 30 Oktober 2023.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.