MALANG - Ganjar Milenial Center (GMC) Jawa Timur mengadakan pelatihan petani milenial di Kota Malang. Pelatihan tersebut merupakan upaya menciptakan petani milenial yakni dengan membekali pemuda tentang pengetahuan beserta softskill.
Apalagi, petani milenial merupakan generasi pemuda yang berkiprah di bidang pertanian dan perkebunan. Pelatihannya diadakan di Holo Coffe, Jalan Terusan Kecubung Bar Nomor 14, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.
Menurut Koorwil GMC Jatim Mahmud, seiring perkembangan Indonesia di bidang pertanian perlu diimbangi dengan pertumbuhan SDM pemuda milenial yang berkecimpung di bidang pertanian.
"Khususnya di Jawa Timur banyak pemuda milenial yang sangat senang dalam bertani ataupun berwirausaha dengan ke unggulan di bidang pertanian," kata dia dalam siaran persnya, Kamis (2/11/2023).
Mahmud menambahkan, berbicara soal sumber daya manusia (SDM) milenial di Kota Malang tak luput juga para pemuda yang bergerak pada pertanian. Kondisi tersebut sangat potensial yang seharusnya diberikan wawasan yang luas serta strategi yang menjadi kebutuhan dan bekal mereka.
"Dengan harapan petani milenial dapat dimanfaatkan secara baik serta diimplementasikan, salah satunya terjun dan hadir di tengah-tengah lingkungan para petani untuk bisa berbagi ilmu serta memberikan hal dampak positif bagi masyarakat Kota Malang dan sekitarnya," katanya.
Pelatihan Wirausaha di Bidang Pertanian oleh GMC Kota Malang merupakan bentuk aksi nyata dalam mengembangkan dan menciptakan potensial di petani milenial.
"Pelatihan ini bertujuan untuk menciptakan, meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan softskill kewirausahaa serta kemampuan manajerial dalam mengelola bisnis di bidang pertanian," ujarnya.
Menurut salah seorang peserta, Wahyu, dirinya sangat mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan tersebut. Wahyu berharap, kegiatan semacam itu bisa terus dilakukan untuk bisa menambah wawasan kewirausahaan dalam bidang pertanian.
"Semoga kegiatan ini pelatihan tetap berkelanjutan serta memberikan dampak yang positif bagi kami semua," tuturnya.
Kepada pemuda pegiat di bidang pertanian, Perwakilan Ganjar Milenial Center Jawa Timur, Panji Resi menambahkan, bahwa pelatihan ini digelar untuk mempersiapkan pemuda petani milenial.
"Diharapkan memiliki pengetahuan dan softskill yang memadai guna menjawab segala bentuk tantangan di kehidupan para petani," ujar Panji.
(Arief Setyadi )