Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Curhat Pilu Korban Perundungan: Kemarin Waktu Normal Aku Di-Bully, Gimana Sekarang Enggak Punya Kaki

Jonathan Simanjuntak , Jurnalis-Jum'at, 03 November 2023 |16:37 WIB
Curhat Pilu Korban Perundungan: Kemarin Waktu Normal Aku Di-Bully, Gimana Sekarang Enggak Punya Kaki
A
A
A

BEKASI - F (12) siswa SD di Tambun, Kabupaten Bekasi yang diduga menjadi korban perundungan teman sepantarannya mencurahkan isi hatinya. F mengaku khawatir soal masa depannya usai dugaan perundungan itu membuat kakinya harus diamputasi.

Hal itu diungkapkan Kuasa Hukum Keluarga Korban Mila Ayu Dewata Sari. Mila menyebut F curhat langsung sebelum operasi ke ibu kandungnya Diana Novitasari (40).

"Dia (F) bilang ke mamahnya 'kemarin waktu kondisi aku masih normal, aku dibully terus apalagi sekarang enggak punya kaki mah, aku enggak mau sekolah' itulah yang bikin hati saya hancur sebagai tim kuasa hukum," ucap Mila, kepada wartawan, Jumat (3/11/2023).

F saat ini memang sudah menjalani operasi amputasi kaki kiri usai mengidap kanker tulang. Penyakit itu diduga dipicu oleh dugaan perundungan yang membuat F terjatuh.

Mila juga menceritakan bahwa F merupakan anak yang mempunyai pikiran dewasa. F juga bahkan mengungkapkan kekhawatiran dirinya terhadap orang tuanya jika ia harus melakukan operasi amputasi.

"Kemarin dia mengatakan ke mamahnya sebelum operasi 'mamah nanti kalau misalnya aku gak punya kaki mamah harus kerja dong seumur hidup untuk biayai aku,'" ucap Mila.

"Karena F pikirannya dewasa, sampai menyampaikan 'terus kalau mama kerja terus sampe tua gimana masa depan adik' bayangkan anak sekecil itu sudah berfikir seperti itu," tambahnya.

Mila juga menerangkan kasus ini sempat mandek meski sudah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi sejak 17 April 2023 lalu. Ia pun berharap agar polisi bisa memproses kasus ini hingga tuntas.

"Sampai empat hari yang lalu masih mandek, namun sejak, kasus ini viral, pihak polres sudah melakukan gelar perkara agar kasus ini bisa naik ke tahap penyidikan," tutupnya.

Sebelumnya, Anak berinisial F (12) diduga menjadi korban perundungan atau bullying dari teman sepantarnya. Perundungan fisik itu diduga membuat F menderita sakit pada bagian kaki hingga belakangan harus diamputasi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement