GAZA – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam mengumumkan bahwa klaim tentara Israel terkait penemuan dua jenazah sandera di rumah sakit di Jalur Gaza adalah salah. Brigade Al-Qassam mengatakan bahwa para sandera itu menjalani perawatan di sana.
“Kami memindahkan sejumlah tahanan ke pusat perawatan untuk menerima perawatan karena parahnya kondisi kesehatan mereka dan untuk menyelamatkan nyawa mereka. Hal ini terjadi baru-baru ini pada tahanan, Aryeh Zalman Zdmanovich, nomor kartu 0010185791, yang mendapat perawatan intensif,” kata Brigade itu dalam pernyataan resmi di saluran Telegramnya, sebagaimana dilansir Middle East Monitor.
Brigade Al-Qassam menjelaskan: “Setelah sembuh, dia dikembalikan ke tempat penahanannya. Dia meninggal karena serangan panik akibat pemboman berulang kali di sekitar tempat penahanannya, dan kami akan menerbitkan materi yang mendokumentasikan hal ini.”
Pasukan Israel pada Kamis, (16/11/2023) mengumumkan penemuan dua jenazah: seorang tentara perempuan Israel, yang dikonfirmasi oleh Al-Qassam tewas akibat pemboman pendudukan di tempat penahanannya, serta seorang tahanan perempuan lainnya, yang jenazahnya mereka klaim ditemukan di sebuah gedung di sebelah Rumah Sakit Al-Shifa.
Brigade Al-Qassam menyatakan bahwa pasukan pendudukan sejauh ini telah menyebabkan kematian lebih dari 60 tawanannya di Jalur Gaza akibat pemboman brutal yang terus menerus di seluruh wilayah Jalur Gaza, terutama rumah-rumah warga Palestina.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.