Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PM Lebanon Kutuk Serangan Israel di Perbatasan yang Tewaskan 4 Orang

Susi Susanti , Jurnalis-Rabu, 22 November 2023 |11:54 WIB
PM Lebanon Kutuk Serangan Israel di Perbatasan yang Tewaskan 4 Orang
PM Lebanon kutuk serangan udara Israel di perbatasan yang menewaskan 4 orang (Foto: Anadolu Agency)
A
A
A

LEBANON - Perdana Menteri (PM) Lebanon Nabjib Mikati mengutuk serangan Israel di desa Tayr Harfa yang menewaskan empat orang, termasuk dua jurnalis. Yakni seorang reporter dan juru kamera TV Al Mayadeen.

“Serangan ini membuktikan sekali lagi bahwa kejahatan Israel tidak ada batasnya, dan satu-satunya tujuannya adalah untuk membungkam media yang mengungkap kejahatan dan serangannya,” terangnya, dikutip Kantor Berita Nasional (NNA).

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tentaranya beroperasi melawan ancaman yang ditimbulkan dari area peluncuran organisasi teroris Hizbullah di daerah Jibbain, yang berjarak 1,5 km sebelah timur Tayr Harfa.

"Ini adalah wilayah dengan permusuhan aktif, di mana terjadi baku tembak. Kehadiran di wilayah tersebut berbahaya. Insiden ini sedang ditinjau," ujar pernyataan itu.

IDF sebelumnya bersikeras bahwa mereka tidak sengaja menargetkan jurnalis, namun ini tampaknya merupakan serangan ketiga terhadap jurnalis yang bekerja di Lebanon selatan sejak dimulainya perang.

Sebelumnya pada Selasa (21/11/2023), IDF mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa pesawat telah menyerang tiga sel teroris bersenjata di wilayah perbatasan dan sejumlah target teror Hizbullah, termasuk infrastruktur dan struktur militer yang digunakan untuk mengarahkan aktivitas teroris.

Hizbullah adalah kelompok Islam Syiah yang didukung Iran dan memiliki kekuatan militer dan politik yang besar di Lebanon. Ini dianggap sebagai organisasi teroris oleh Israel, Inggris, Amerika dan lainnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement