JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut pemilu 2024 akan didominasi oleh pemilih dari generasi milenial, dan generasi Z. Dengan mayoritas pemuda yang biasa pada keberagaman, pesta demokrasi 2024 akan jauh dari polarisasi.
Hal itu dikatakan oleh anggota KPU RI, August Melasz dalam acara diskusi Kick-Off Program dan Diskusi Publik #MudaMemilih dengan tajuk “Anak Muda dan Pemilu 2024: Memperjuangkan Masa Depan Indonesia” di Media Centre Kemenpora.
Lebih lanjut dia mengatakan, pemilih pemuda menjadi bagian strategis dalam Pemilu mendatang. Hal itu karena pemilih muda yang biasa pada keberagaman dan menjauhkan dari polarisasi dan perpecahan.
“Kalau lihat sirkel pertemanan atau sirkel komunitas-komunitas anak-anak muda, mereka memang normalnya itu ya memang beragam, berbeda segala macam,” kata Melasz, Rabu (21/11/2023).
Dengan mayoritas pemilih muda di Pemilu 2024, Melasz optimis dalam gelaran kontestasi lima tahunan akan jauh dari polarisasi. Sebab, anak muda terbiasa dengan perbedaan.
“Momen tertentu mungkin berbeda dan itu tanpa harus misalnya istilah baper-baper kan nggak penting lagi. Nah itu yang catatan penting dalam konteks 2024 terkait dengan posisi anak muda,” imbuhnya.