Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wapres Maruf Serukan Peran Penting Tokoh Agama Dunia Hentikan Konflik Israel-Palestina

Binti Mufarida , Jurnalis-Jum'at, 24 November 2023 |07:31 WIB
 Wapres Maruf Serukan Peran Penting Tokoh Agama Dunia Hentikan Konflik Israel-Palestina
Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin membawa misi perdamaian ke Yunani di tengah memanasnya situasi global akibat perang yang berkecamuk di beberapa negara.

Sehingga, saat bertemu dengan Uskup Agung Athena, His Beatitude Ieronymos II, Wapres menyerukan peran penting tokoh agama untuk meredam berbagai konflik bersenjata yang tengah terjadi saat ini, termasuk konflik Israel-Palestina.

“Saya ingin mendorong supaya peran tokoh agama lebih dikuatkan lagi dalam ikut membangun perdamaian di berbagai wilayah yang masih konflik,” ungkap Wapres dalam keterangannya di, Yunani, dikutip Jumat (24/11/2023).

Lebih lanjut, Wapres menerangkan, bahwa Uskup Ieronymos II memiliki kelompok gereja yang berbeda dengan Vatikan. Sehingga, dia mengharapkan kelompok ini turut berperan aktif dalam membangun toleransi dan kedamaian di seluruh penjuru dunia.

“Kita ingin punya kesamaan di dalam rangka membangun toleransi dan kedamaian, kita ingin ajaran-ajaran agama itu menjadi solusi kemanusiaan terutama di masa konflik,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, kepada Uskup Ieronymos II, Wapres juga menjelaskan bahwa untuk membangun kerukunan umat beragama, Indonesia memiliki Kementerian Agama yang di dalamnya terdapat satuan kerja yang membidangi seluruh agama yakni Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.

“Dan juga (mempunyai) forum komunikasi antarumat beragama yang merupakan himpunan dari majelis-majelis agama, seperti MUI, KWI, PGI untuk mencegah terjadinya konflik atau menyelesaikan kalau terjadi konflik,” tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement