Kongres HMI diadakan sebagai arena pembelajaran bagi generasi muda HMI, dengan harapan partisipasi aktif mereka dalam pembangunan bangsa akan menghasilkan Indonesia yang lebih adil dan makmur. Kohati, sebagai badan khusus HMI, memiliki peran penting dalam membina, mengembangkan, dan meningkatkan potensi HMI-Wati dalam berbagai wacana dan dinamika gerakan keperempuanan.
Panglima TNI juga didampingi sejumlah perwira tinggi, termasuk Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Djaka Budi Utama, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Mochamad Syafei Kasno, dan Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan menjadi cermin dari komitmen bersama untuk memajukan perjalanan bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.
(Arief Setyadi )