Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Presiden Jokowi Resmi Buka Forum R20 ISORA

Widya Michella , Jurnalis-Senin, 27 November 2023 |09:56 WIB
Presiden Jokowi Resmi Buka Forum R20 ISORA
Jokowi buka Forum R-20 ISORA/Foto: MPI
A
A
A

 

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo secara resmi membuka R20 International Summit of Religious Authorities (ISORA) pada Senin (27/11/2023) di Park Hyatt Jakarta.

Pembukaan dilakukan dengan memukul gong yang didampingi Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Menlu Retno Marsudi dan Pj Gubernur Heru Budi.

 BACA JUGA:

"Pertama-tama khusus kepada para tamu dari negara-negara sahabat saya ingin mengucapkan selamat datang di Indonesia selamat datang di Jakarta dan terimakasih telah aktif bersama Indonesia berupaya memperkokoh perdamaian dunia dan menjembatani perbedaan-perbedaan," kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi mengatakan bahwa di jaman modern saat ini masih terjadi perang dan pembantaian secara terang-terangan yang merenggut warga sipil, perempuan dan anak-anak. Hal tersebut menurutnya tidak masuk di nalar dan nurani.

 BACA JUGA:

"Tragedi kemanusiaan di Palestina tidak bisa ditolerir sedikitpun. Gencatan senjata harus segera dilakukan, bantuan kemanusiaan harus dipercepat dan perundingan damai harus segera di mulai," kata Jokowi.

Indonesia, kata Jokowi, meyakini bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan hal tersebut tegas dinyatakan dalam konstitusi Indonesia.

Indonesia, katanya, juga memiliki pengalaman panjang dalam merajut keberagaman dalam menjembatani perbedaan-perbedaan dan dalam mempersatukan kemajemukan

"Saat ini penduduk Indonesia hampir mencapai 280 juta yang terdiri dari 714 suku dengan lebih dari 1300 bahasa lokal atau bahasa daerah, memeluk agama yang berbeda-beda dan hidup di 17 ribu pulau yang kita miliki. Bukan hal yang mudah untuk mempersatukannya tapi kita bisa dan kita bersyukur bahwa Indonesia mampu mengikis ego kesukuan mampu mengikis ego keagamaan mampu mengikis ego kedaerahan," jelasnya.

"Sehingga mampu mewujudkan bhineka tunggal Ika unity in diversity. Dimana hal tersebut tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh ajaran-ajaran agama. Tidak akan mampu diwujudkan jika tidak didukung oleh para pimpinan agama yang mengajarkan cinta tanah air adalah bagian dari iman, toleransi terhadap perbedaan-perbedaan adalah bagian dari iman, dan menjaga persatuan juga bagian dari iman," sambungnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement