Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Momen Pemain Teater Musuh Bebuyutan Kritik Soal IKN: Ikatan Keluarga Nepotisme

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Sabtu, 02 Desember 2023 |02:31 WIB
Momen Pemain Teater Musuh Bebuyutan Kritik Soal IKN: Ikatan Keluarga Nepotisme
Pertunjukan Teater Musuh Bebuyutan (Foto: MPI)
A
A
A

 

JAKARTA - Sejumlah tokoh kenamaan mulai dari Cak Lontong, Inayah Wahid, Marwoto, Butet Kartaredjasa dan lainnya bermain dalam Teater Indonesia Kita bertajuk 'Musuh Bebuyutan' di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (1/12/2023).

Tak jarang para pemain teater melempar lelucon untuk mengkritik terhadap jalannya pemerintahan saat ini, mulai dari nepotisme hingga masalah demokrasi di Tanah Air.

"Ini wilayah IKN, Ikatan Keluarga Nepotisme," celetuk salah satu pemain teater.

"Pak, ini negara semua orang boleh dagang, mau dagang jamu, mau dagang isu semua bisa bapak jangan macam-macam," timpal Inayah Wahid.

Inayah sebagai penjual jamu yang berdialog dengan pemain pria sebagai penjual dagangan keliling juga mengkritik soal wilayah kekuasaan dan demokrasi.

"Tapi jangan di wilayah saya dong, ini kan wilayah kekuasaan saya," ucap salah seorang pemain pria.

"Berbagi dong ini kan negara demokrasi," jawab Inayah.

"Yakin? yakin?" timpal pemain pria.

Sebelumnya, Cawapres Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dengan nomor urut 3, Mahfud MD menyaksikan Teater Indonesia Kita bertajuk 'Musuh Bebuyutan' yang dilakoni Butet Kartaredjasa, Cak Lontong, Inaya Wahid, Marwoto dan lainnya di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (1/12/2023) malam.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement