JAKARTA - Pada penghujung November 2023, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaksanakan restrukturisasi jabatan untuk sejumlah perwira tinggi TNI, salah satunya Mayjen TNI Rafael Granada Baay.
Sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), Rafael kini menduduki posisi baru sebagai Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya.
Keputusan ini tercatat dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1384/XI/2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Lingkup Tentara Nasional Indonesia. Total 49 perwira TNI mengalami pergeseran jabatan, sebagaimana tertera dalam Surat Keputusan yang diterbitkan pada 29 November 2023.
Dalam Surat Keputusan mutasi terbaru, tertulis, "Mayjen TNI Rafael Granada Baay, jabatan lama Danpaspampres, jabatan baru Pangdam V/Brw," dikutip Sabtu (2/12/2023).
Profil singkat Mayjen TNI Rafael Granada Baay mencatat bahwa ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1993. Lahir di Tidore, Maluku, pada 25 Juni 1971, Rafael memulai kiprahnya di dunia militer dari kesatuan Infanteri Kopassus.
Sejalan dengan perjalanan kariernya, Rafael mengemban berbagai jabatan strategis, termasuk Waaslog Danjen Kopassus, Asintel Danjen Kopassus, Danrindam VII/Wirabuana, Danrindam XIV/Hasanuddin, dan Danrem 074/Warastratama.
Pada periode terakhir sebelum mutasi terbarunya, Rafael menjabat sebagai Danpaspampres sebelum akhirnya diangkat menjadi Pangdam V/Brawijaya pada akhir November 2023.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.